Jagakerendahan hati dan selalu bersyukur. Orang yang memiliki segalanya seperti yang, jabatan, tampang, dan lain sebagainya, tetapi tidak memiliki perilaku dan sikap rendah hati, hanya akan SelaluIngat, Bersyukur Kepada Allah | Silahkan lihat selengkapnya »»» - Diterbitkan oleh situs Islam | Dakwah Syariah. quran-online-versi-audio al-quran-terjemahan-dan-hadits-muslim dengarkan-audio-murottal-al-quran asmaul-husna Nabi dan Rasul Kisah Sahabat Nabi Kisah Orang Shalih ada manusia yang bersyukur dan ada yang kufur nikmat Namunbagi orang yang pandai bersyukur Allah telah berjanji akan menambahkan nikntnya, sebagaimana Firmannya dalam Al-Quran yang berbunyi "Dan ingatlah juga, tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan kami tambahkan nikmat Ku kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". Taksemua hal dalam hidup sesuai dengan keinginan, maka banyak-banyaklah bersyukur yaitu bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang diberi olehNya. Walaupun masalah datang silih berganti, tetapi Anda tetap harus menerimanya. Kuncinya yaitu selalu bersyukur dengan segala hal yang ada dalam hidup. Bersyukur adalah sikap menerima dan berserah Ternyataorang yang bersyukur punya sifat, kebiasaan, dan karakteristik yang luar biasa! Berkat 7 karakteristik ini, makanya orang yang bersyukur bisa menikmati hidupnya dengan lapang dada, puas, dan merasa berkecukupan. Nah, sayangnya seringkali orang yang bersyukur tidak sadar kalau mereka punya karakteristik yang membuat mereka berbeda. KisahWeb - Contoh kisah bersyukur bisa menjadi pelajaran bagi kita untuk menyikapi keterbatasan yang dirasakan dalam hidup. Sebab, selalu saja ada perasaan kurang walau kenyataannya banyak nikmat yang sudah melekat. Manusia terlalu sibuk untuk mencari yang belum ada, sehingga lupa mensyukuri rezeki yang telah didapat. Suatuhari Nabi Musa didatangi oleh orang miskin dengan pakaian lusuh dan compang-camping. Si miskin berkata kepada Nabi Musa, " Wahai Nabi Allah, doakanlah untukku agar Allah SWT menjadikan aku orang yang kaya raya." Nabi Musa pun tersenyum mendengar permintaan itu, beliau berkata, "Saudaraku, perbanyaklah bersyukur kepada Allah SWT." 3Cerita Motivasi Hidup untuk Selalu Bersyukur. Banyak yang bilang bahwa kita harus selalu bersyukur setiap waktu. Namun, kenyataannya terkadang kita tidak mensyukuri segala hal yang dimiliki dan cenderung menyalahkan hidup. Beberapa cerita motivasi hidup berikut ini akan mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dalam keadaan apa pun. Foto dok. pribadi Yuni. Wolipop sudah menghubungi Yuni Yanti Suherman yang viral karena mendapat uang belanja dari suaminya Rp 30 ribu seminggu. Wanita yang tinggal di Haurgeulis, Indramayu, Jawa Barat itu menceritakan kisah di balik video TikToknya. Ia mengaku ingin memberikan contoh kepada istri yang lainnya agar merasa bersyukur. Dikisahkandalam kitab Irsyadul Ibad (hal. 155-156) pernah suatu ketika Nabi Sulaiman 'alaihi salam mendapatkan perintah dari Allah ta'ala untuk pergi ke tepi laut (pantai)—di sana akan menemukan suatu hal yang luar biasa.. Setelah mendengar perintah tersebut, Nabi Sulaiman 'alaihi salam berangkat menuju pantai beserta rombongannya, yang terdiri dari golongan manusia dan jin. o1vEWB. Ilustrasi mengajarkan anak berdoa, ShutterstockSyukur dalam ilmu tasawuf merupakan ucapan atau sikap dan perbuatan terima kasih kepada Allah SWT atas nikmat dan karunia yang diberikan. Nikmat yang diberikan Allah SWT kepada manusia sangat banyak dan bentuknya bermacam-macam. Setiap hembusan nafas manusia dalam hidup tidak pernah lepas dari nikmat Allah Susanto, dalam bukunya dengan judul Takdir Allah Tak Pernah Salah menceritakan tentang kisah hati yang bersyukur pada zaman Nabi Musa. Suatu hari Nabi Musa didatangi oleh orang miskin dengan pakaian lusuh dan compang-camping. Si miskin berkata kepada Nabi Musa, " Wahai Nabi Allah, doakanlah untukku agar Allah SWT menjadikan aku orang yang kaya raya." Nabi Musa pun tersenyum mendengar permintaan itu, beliau berkata, "Saudaraku, perbanyaklah bersyukur kepada Allah SWT." Si miskin tentu saja terkejut, dengan kesal ia berkata "Bagaimana aku bisa bersyukur, sedangkan kondisiku seperti ini." Akhirnya si miskin meninggalkan Nabi Musa dengan perasaan kesempatan lain, ada orang kaya yang juga menghadap Nabi Musa, dia berkata, "Wahai Nabi Allah, tolong sampaikan kepada Allah SWT, agar aku dijadikan orang miskin sehingga aku tidak terganggu dengan hartaku.”Nabi Musa pun tersenyum, lalu berkata, "Wahai saudaraku, mulai saat ini berhenti lah bersyukur kepada Allah SWT.”Mendengar jawaban Nabi, orang kaya itu berkata, " Wahai Nabi Allah, bagaimana mungkin aku tidak bersyukur kepada Allah SWT dengan semua karuniaNya yang dilimpahkan kepadaku? Allah SWT telah memberikan aku mata yang dengannya aku dapat melihat. Memberiku telinga yang dengannya aku dapat mendengar. Allah SWT juga telah menganugerahkan aku tangan yang dengannya aku dapat bekerja dan telah memberikan aku kaki yang dengannya aku dapat berjalan.”Singkat cerita setelah kejadian itu, terjadi perubahan mencolok kepada keduanya, si miskin yang tidak mau bersyukur semakin miskin dan si kaya menjadi semakin kaya dan hidup bahagia karena selalu bersyukur kepada Allah. Diriwayatkan dari abu hurairah RA, dari nabi saw, Dari golongan bani isroil ada tiga orang yang pertama mempunyai penyaik corob, yang kedua kepalanya tidak tumbuh rambut, dan ketiga matanya tidak bisa melihat, Allah swt mau menguji kepada tiga orang itu, lalu allah mengutus malaikat untuk menguji mereka. Yang pertama diuji yaitu orang yang mempunyai penyakit corob penyakit kulit lalu malaikat bertanya kepada orang yang mempunyai penyakit corob apa yang kamu mau, lalu dia menjawab saya ingin sembuh dari penyakit corob, lalu malaikat mengusap orang yang mempunyai penyakit corob itu, kemudian orang itu langsung sembuh dengan seketika dari penyakit corobnya, lalu malaikat bertanya lagi, apa harta kekayaan yang ingin engkau miliki, lalu dia menjawab saya ingin memiliki unta, lalu malaikat memberikan unta yang sedang hamil 10 bulan, sambil mendoakan semoga berkah unta ini untukmu. Setelah itu malaikat mendatangi orang yang botak kepalanya, lalu malaikat bertanya, apa yang kamu inginkan, dia menjawab, saya pengen tumbuh rambut dari kepala saya dan hilang segala perasangka buruk yang membuat orang lain kesal, lalu malaikat mengusap kepala orang yang botak itu, langsung dengan seketika kepalnya tumbuh rambut dan rambutnya sangat bagus, lalu malaikat bertanya lagi, apa harta kekayaan yang kamu inginkan? Jawabnya saya ingin memiliki sapi, setelah itu malaikat memberikan sapi yang sedang hamil sambil berdoa semoga berkah sapi ini untuk mu. Lalu malaikat mendatangi orang yang tidakbisa melihat buta, Malaikat bertanya apa yang kamu inginkan? Kemudian orang itu menjawab, saya ingin bisa melihat, setelah itu malaikat mengusap mata orang buta itu, dengan seketika orang itu dapat melihat kembali, dan malaikat bertanya lagi apa harta kekayaan yang kamu inginkan, jawabnya saya ingin memiliki kambing lalu malaikat memberikan kambing yang sudah beranak. Singkat cerita tiga orang itu sudah menjadi orang yang senang berbahagia, penyakitnya hilang kekayaannya bertambah, yang satu memiliki banyak unta, yang kedua memiliki sapi yang sangat banyak, dan yang ketiga memiliki kambing yang sangat banyak juga, Setelah itu malaikat datang lagi menemui ketiga orang itu dengan menjelma sebagai manusia seperti pertamakali menumui mereka, lalu malaikat berkata saya ini orang miskin telah menempuh perjalanan yang sangat jauh, sudah tidak memiliki bekal untuk hari ini, saya minta kepadamu demi allah yang sudah memberikan kesembuhan kepadamu dari penyakit corob, dan yang sudah memberi harta kekayaan, saya minta unta satu saja untuk bekal perjalanan saya, setelah itu dia menjawab keperluan saya masih banyak tidak bisa memberikan unta kepadamu, lalu malaikat berkata sepertinya saya mengenal dirimu, bukankah kamu yang dulu punya penyakit corob? Dulu banyak sekali orang yang membecimu, lalu allah memberikan kesembuhan kepadamu, lalu orang itu menjawab saya mendapatkan unta dan kekayaan ini dari leluhur saya, lalu malaikat berkata kalau kamu berbohong maka allah akan menjadikan kamu seperti dulu ketika punya penyakit corob, Kemudian malaikat mendatangi orang yang kedua, yaitu orang yang botak kepalanya, ceritanya sama seperti orang yang pertama, dia tidak mau memberi. Lalu malaikat mendatangi orang yang ketiga yaitu orang yang tidak bisa melihat, pertanyaan malaikat sama seperti yang tadi, setelah itu orang yang tidak bisa melihat menjawab saya dulu tidak bisa melihat, lalu allah menyembuhkn saya, dan sekarang saya sudah bisa melihat lagi, silahkan kamu ambil sesukamu demi allah saya tidak akan menolak keinginanmu, setelah itu malaikat berkata genggam hartamu, saya hanya menguji kamu, jelas allah meridhoi kamu dan membeci kedua teman kamu yang corob dan yang botak. Nah cerita ini cukup sampai disini, ambilah hikmah dari cerita ini, bersyukur atas nikmat yang allah berikan kepada kita dan jangan sesekali menjadi orang yang menolak nikmat dari allah swt, semoga cerita ini dapat memperkuat iman kita, akhir kata saya ucapkan wasalam. Rasa Syukur Abu Qilabah Di Tengah Segala Cobaan Hidup © Instagram/Rumahzakat Kemudian aku pun menemuinya, dan berkata kepada orang itu, “ Wahai saudaraku, nikmat Allah mana yang engkau syukuri?” Kemudian laki-laki pemilik kemah itu menjawab, “ Wahai saudara, diamlah. Demi Allah, seandainya Allah datangkan lautan, niscaya laut tersebut akan menenggelamkanku atau gunung api yang pasti aku akan terbakar atau dijatuhkan langit kepadaku yang pasti akan meremukkanku. Aku tidak akan mengatakan apapun kecuali rasa syukur.” Aku kembali bertanya, “ Bersyukur atas apa?” “ Aku seorang yang sakit… semua orang meninggalkanku, dan kebanyakan keluargaku telah meninggal, ”jawabnya. “ Namun kudengar kau mengulang-ulang perkataan “ Segala puji bagi Allah yang melebihkanku di atas banyak manusia… Demi Allah, apa kelebihan yang diberikan-Nya kepadamu, sedangkan engkau buta, faqir, buntung kedua tangannya, dan sebatang kara?” ucapku. “ Engkau telah melihat sendiri betapa banyak cobaan Allah atasku, akan tetapi segala puji bagi Allah yang melebihkanku di atas banyak manusia. Bukankah Allah memberiku akal sehat, yang dengannya aku bisa memahami dan berfikir?” “ Bukankah Allah memberiku pendengaran, yang dengannya aku bisa mendengar adzan, memahami ucapan, dan mengetahui apa yang terjadi di sekelilingku?” “ Bukankah Allah memberiku lisan yang dengannya aku bisa berdzikir dan menjelaskan keinginanku?” “ Bukankah Allah telah menjadikanku seorang muslim yang menyembah-Nya… mengharap pahala dari-Nya… dan bersabar atas musibahku?” Tanyanya. Ia terus menyebut kenikmatan Allah atas dirinya satu-persatu. Dan aku semakin takjub dengan kekuatan iman yang dimilikinya.