Biasanyarating trafo adalah sekitar 400 kv, 200 kv, 110 kv, 66 kv, 33 kv. Trafo daya mengubah tegangan untuk arus dalam rangkaian, sementara tidak mempengaruhi daya listrik total. Maka dari itu dibutuhkan listrik tegangan tinggi dengan arus yang kecil dan mengubahnya menjadi listrik bertegangan rendah dengan arus yang besar. Begitujuga antara inti trafo dan lilitan primer/skunder tidak boleh terhubung, jika terhubung maka trafo tersebut akan mengalami kebocoran arus jika digunakan. 220V, untuk tegangan 220 volt gunakan tep 0V dan 220V, sedangkan untuk tegangan 110 volt gunakan 0V dan 110V, jangan sampai salah atau trafo kita bakal hangus! Dan pada skundernya 17 Perhatikan gambar berikut! ANS: - 10 Volt B 21. Kuat arus yang mengalir melalui suatu kumparan sebesar 5 A.Jika saklar yang menghubungkan kumparan dengan sumber arus listrik dibuka, maka arus melalui kumparan menjadi nol dalam waktu 0,2 s. Berapa induktansi diri kumparan tersebut jika ggl rata-rata yang diinduksikan antara ujung-ujung 7 Perbandingan jumlah lilitan primer dan sekunder sebuah trafo 1:8 jika Vp = 400 volt dan daya outputnya 6400 watt maka tentukan arus outputnya! 8. Sebuah transformator memiliki efisiensi 80% Jika tegangan primer 100 Volt dan arus primer 1 A, maka tentukan daya sekundernya! 9. Sebutkan empat cara untuk menghasilkan arus listrik induksi yang Soaldan Pembahasan. Sebuah trafo step-up mengubah tegangan 25 volt menjadi 250 volt. Apabila efisiensi transformator 80% dan kumparan sekundernya dihubungkan dengan lampu 250V/50W, tentukan kuat arus primernya! Sebuahtrafo step-up mengubah tegangan 20 V menjadi 160 V. Jika efisiensi trafo itu 75% dan kumparan sekundernya dihubungkan ke lampu 160 V, parallel dengan kumparan sekunder suatu trafo step-down dengan kumpara primernya terhubung dengan sumber daya PLN 200 V. Jika besar arus primer yang dapat diambil dari sumber daya PLN adalah 5/4A, Sebuahtransformator step down digunakan untuk menurunkan tegangan menjadi 120 V dengan efisiensi 60%. Apabila daya masukan trafo 100 W serta perbandingan jumlah lilitan primer dan sekunder 5: 3, perhatikan pernyataan-pernyataan berikut! Kuat arus primer 0,3 A. Kuat arus sekunder 0,25 A. Hambatan keluaran trafo 180 Ω ; Daya keluaran trafo 60 W. Mak berapakah efisiensi trafo? Jawaban: Diketahui: Ip = 0,8 A; Np = 1000; Is = 0,5 A; nS = 800; Ditanya: Efisiensi trafo (η)? Jawab: η = (I s x N s / I p x N p) x 100%; η = (0,5 A x 800/ 0,8 A x 1000) x 100%; η = (400/ 800) x 100%; η = 0,5 x 100%; η = 50%; Jadi, besar efisiensi trafo yang dihasilkan adalah sebesar 50%. 2. 2 Transformator dengan perbandingan 2 : 9, pada sisi primer kita beri supply 240 volt. Berapa tegangan out dari trafo tsb? 3. Sebuah transformator 500 KVA, 6600/415 volt, mempunyai jumlah lilitan 5000 pada sisi primernya. Hitunglah : a) Banyaknya lilitan sekunder b) Besar arus primer dan arus sekunder c) Fluks maximum pada frekuensi 50 Hz 4 P1/ P2 = V1 / V2 200 watt / P2 = 220 V / 110 V 200 watt / P2 = 2 P2 = 200 watt / 2 = 100 watt. Jawaban: C. Soal No. 5). Jarak voltmeter AC menunjukkan angka 80. Apabila batas ukur 300 volt,tegangan pada saat pengukuran sebesar a. 100 volt b. 150 volt c. 200 volt d. 250 volt e. 300 volt. Pembahasan D1 :r =80 V V= 300 Volt B ukur = 120 D2 STb2Kj.